Ganteng dan Tidak Playboy, Aplikasi Kencan Ini Memilih Junior Liem Jadi Brand Ambassador
— 8 Apr 2015 21:13

Di zaman digital seperti ini, terkadang orang yang masih lajang ingin mencoba-coba peruntungannya menemukan pasangannya dari dunia virtual. Jika beruntung, ada saja yang bisa menemukan pasangan idamannya. Seperti layanan yang diberikan Paktor, aplikasi mobile sosial yang bisa menghubungkan dan mempertemukan para singel (lajang) di seluruh Asia melalui platform teknologi.

CEO dan Pendiri Paktor Joseph Phua mengatakan banyaknya hook up application (dating apps) yang belakangan bermunculan, tidak lantas membuat orang berminat menggunakannya mengingat banyaknya akun palsu (fake account). Atas pertimbangan tersebut dia mendirikan Paktor untuk membantu para lajang ini agar bisa menemukan pasangan idamannya sesuai kriteria mereka.

Paktor pertama kali didirikan pada Juli 2013, dan pertama kali diluncurkan di Singapura sejak tahun lalu. Tetapi di Indonesia baru diluncurkan pada Januari 2015. Sampai saat ini Paktor sudah memiliki punya 2,5 juta pengguna aktif bulanan di seluruh wilayah Asia.

Ya, Paktor memang masih terbilang start up untuk saat ini dibandingkan kompetitornya yang lain (misal Tinder). Dalam rangka memperkenalkan dating application yang sudah bisa di-download gratis di Google Play Store dan Apple Store ini, Paktor menggaet  bintang muda yang sedang naik daun, Junior Liem sebagai brand ambassador-nya di Indonesia. 

“Paktor dengan bangga meluncurkan iklan televisi kami yang pertama dengan dibintangi oleh Junior Liem. Iklan televisi akan ditayangkan di lima stasiun TV nasional yaitu RCTI, Trans TV, Trans 7, ANTV, dan NET TV mulai tanggal 12 April,” kata Joseph Phua yang memberikan keterangannya kepada media, di DaVinci Tower, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2015).  

“Kita pilih Junior Liem karena penampilannya fresh, ganteng tapi tidak punya image playboy. Saya sering melihat Junior di televisi, dan hari ini pertama kali saya bertemu Junior, lalu saya lihat memang ganteng, karena itulah dia sangat cocok merepresentasikan brand kami,” puji Phua kepada Junior.

Sementara Junior mengungkapkan rasa senangnya bisa mewakili brand yang akan sangat banyak membantu orang dalam menjalin hubungan.

“Paktor ini akan sangat meminimalisasi adanya fake account, kita kan tidak mau ketemu orang yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Dan pastinya kita mau ketemu orang yang punya common interest, misalnya yang punya hobi traveling, biar ngobrolnya bisa lebih nyambung. Jadi kalau ditanya kenapa saya mau menjadi brand ambassador Paktor, jawabannya kenapa enggak,” kata Junior.

Sebagai brand ambassador, aktor sederet judul Film Televisi (FTV) sekaligus bintang iklan itu akan secara aktif mempromosikan Paktor melalui media sosial, serta menghadiri kegiatan-kegiatan konsumen yang diadakan oleh Paktor secara intensif.

Paktor didirikan oleh Phua dengan berbekal pengalaman pribadi. Phua mengaku pernah menjalin hubungan selama delapan tahun dan bahkan ia sudah tunangan, namun ternyata hubungannya itu kandas. Kemudian ia memutuskan membuat aplikasi mobile sosial yang sekaligus untuk membantu dirinya, dan semua orang yang ada di Asia Tenggara khususnya, meliputi Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Indonesia dan Taiwan.

Phua juga memastikan keamanan aplikasi ini dari akun palsu dengan dukungan Facebook. Jadi ketika log in di aplikasi Paktor ini, pengguna harus mempunyai teman Facebook minimal 50.  Setelah log in berhasil, pengguna bisa mengatur mulai dari data diri sampai kriteria pasangan yang diharapkan termasuk asal negaranya.

Mengingat orang Indonesia yang karakternya sangat ramah dan suka menjalin pertemanan dengan orang baru, maka Phua mengaku optimis bahwa pasar Indonesia akan menyumbangkan angka yang signifikan bagi pertumbuhan Paktor.

(TK/CW)

512
512